Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
5 Alasan Mengapa Bisnis Anda Bangkrut
25/01/2014
0

Memiliki sebuah bisnis sendiri adalah impian bagi setiap orang yang menginginkan kesuksesan secara mandiri. Bisnis yang dikelola sendiri memungkinkan dapat memperoleh keuntungan tak terbatas. Keuntungan tak terbatas ini maksudnya adalah tidak ada seorang pun yang akan mengetahui seberapa besar keuntungan dari bisnisnya di masa depan, tak terkecuali bagi pemilik usaha itu. Bisa jadi di masa depan, bisnis yang dijalankan itu mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kemungkinan ini selalu ada dan menjadi harapan dan tujuan banyak pengusaha yang saat ini sedang menjalankan bisnisnya.

Kemungkinan baik selalu dibarengi dengan kemungkinan buruk. Jika ada kemungkinan di masa depan usahanya akan berkembang pesat, maka disitu juga terdapat kemungkinan usahanya akan bangkrut. kemungkinan akan bangkrutnya usaha yang telah dijalankan ini memang selalu menjadi mimpi buruk yang kadang-kadang menghambat kinerja pribadi. Sebagai seorang pengusaha mempertimbangkan kedua kemungkinan ini akan menjadi sangat penting. Salah satu cara untuk sedikit mengetahuinya adalah dengan mengetahui beberapa alasan kenapa sebuah usaha kecil tidak dapat berlanjut atau bangkrut.

Beberapa pengusaha muda yang baru terjun ke dunia wirausaha memiliki peluang bangkrut yang lebih besar. Alasannya jelas karena mereka belum memiliki pengalaman dalam mengelola sebuah usaha. Begitu juga para pengusaha Usaha Kecil Menengah (UKM) sering gulung tikar dari bisnisnya. Ada lima kesalahan mendasar yang sering dilakukan pengusaha muda atau UKM seperti yang dikutip dari CNBC.

Individualis tinggi

Kebanyakan pengusaha bisnis kecil memiliki keinginan untuk melakukan semuanya sendiri. Setelah mengeluarkan sebuah produk, maka seluruh tugas dilakukan oleh dirinya sendiri. Pada awalnya, semua permintaan dapat dilayani, tapi saat permintaan sudah mulai banyak pengusaha cenderung bekerja lebih keras daripada biasanya. Padahal dengan mencari sebuah karyawan untuk membantunya akan lebih efisien dan efektif

Kurangnya Pemasaran

Pengusaha muda cenderung malu-malu dan lebih bersikap pasif. Padahal untuk menjual sebuah produk, banyak orang yang harus tahu tentang produk tersebut. oleh karena itu, perlu membangun sebuah jaringan untuk pelanggan yang mendukung kehadiran produk Anda.

Tidak Mengerti Cara Menyusun Laporan Keuangan

Bisnis kecil sekalipun sangat perlu untuk menyusun sebuah laporan yang menjelaskan kondisi finansial perusahaannya. Dengan melihat laporan ini, semua keputusan yang berhubungan dengan perkembangan perusahaan dapat diambil.

Meremehkan Keuntungan Kecil

Pengusaha cenderung meremehkan sisa produk, produk rusak atau membuang-buang energi. Padahal semua itu adalah sebuah keuntungan yang dapat diperoleh saat pengusaha dapat memaksimalkannya dengan baik.

Modal minim

Anggapan bahwa untuk memulai usaha, yang lebih penting adalah niat dan usaha keras, terkadang sering disalah artikan dengan langsung terjun ke dunia bisnis dengan modal seadanya. Padahal niat tersebut juga termasuk kondisi keuangan yang stabil sehingga perlu dipersiapkan cadangan dana yang cukup banyak terutama di tahun pertama bisnis berjalan.


Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *