Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
5 Usaha Inovatif Karya Anak Indonesia
May 18, 2016
2

1. Yellow Trux

Yellow Trux adalah sebuah destinasi kuliner unik yang berlokasi di Bogor. Banyak anak muda yang menghabiskan waktunya untuk berkumpul bersama teman-temannya sekedar untuk nongkrong sambil menyantap makanan ringan. Menurut pemiliknya, Febrian Juanda, gagasan awal dari membuka usaha ini adalah belum adanya destinasi kuliner yang menggunakan container sebagai bahan bangunannya. Kemudian muncullah ide untuk membuat tempat kuliner berbentuk container pertama di Bogor.

Menurut Febri, untuk membangun bisnis diperlukan kepekaan terhadap 2 hal. Yang pertama, sesuatu yang belum pernah ada sebelumnya dan yang kedua, harus yang terbaik.

Inovasi yang dilakukan Febri selain dari segi bahan bangunan adalah dari segi packaging dengan pemahaman terhadap karakter sasaran pasar yang dimilikinya (15-27 tahun). Usia tersebut adalah usia di mana anak-anak muda sedang mencari jati dirinya (identity seeker) dan juga mencari perhatian (attention seeker). Dengan pengetahuan tersebut, dibuatlah inovasi dalam harga yang murah dengan kualitas baik, serta pengalaman dalam menyantap makanan unik di mana makanan yang dijual diletakkan dalam panci.

2. Kacamata+

Kacamata+ adalah sebuah online shop yang menjual kacamata untuk memenuhi kebutuhan fashion pelanggannya. Dengan tagline Easy, Express, Economical, Kacamata+ menawarkan jasa pembuatan kacamata yang mudah melalui online dilengkapi dengan berbagai contoh kacamata yang disediakan. Hal ini berarti memudahkan pelanggannya dalam memesan kacamata. Dibandingkan harus mengunjungi toko kacamata konvensional yang memerlukan transportasi serta mengabiskan waktu di jalan, pelanggan dapat dengan mudah duduk di depan komputer dan memilih kacamata yang diinginkan melalui website kacamataplus.com. Harga yang ditawarkan pun juga terjangkau.

Pelayanan yang disediakan tidak sekedar pemesanan kacamata secara online, namun juga pemeriksaan mata mobile oleh tim yang kompeten dan peralatan canggih dari Jepang. Pelayanan Home Try On juga memungkinkan pelanggannya memilih 5 frame yang disukai dan mencobanya di rumah sehingga memberikan pengalaman seperti datang langsung ke optik atau toko kacamata.

3. Ngeprint.co.id

Ngeprint.co.id yang berfokus di wilayah Jabodetabek ini adalah sebuah perusahaan print online yang mempunyai misi untuk menjadi perusahaan print online yang siap memenuhi dan menjawab semua kebutuhan cetak para pelanggan mereka.

Ngeprint.co.id melakukan sebuah terobosan di mana kegiatan untuk mencetak sesuatu seperti wide format printing, printing, dan stationery tidak harus dengan mendatangi tempat print konvensional. Pelanggan tidak harus berpergian dan menghabiskan waktu di jalan, terutama di kota besar seperti Jakarta yang sering sekali dilanda kemacetan.

Dengan melakukan proses printing secara online, pelanggan juga tidak harus menunggu tetapi tetap mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang mereka harapkan. Proses pengerjaan yang berkualitas dengan waktu yang relatif lebih cepat menjadi keunggulan dari ngeprint.co.id ini.

4. E-Fishery

E-Fishery adalah inovasi dalam memberi pakan ikan secara otomatis dengan alat. Alat pemberi pakan ini dapat dikontrol dari jarak jauh serta dilengkapi sensor untuk melihat nafsu makan ikan sehingga dapat dengan efektif mengontrol jumlah pakan ikan. Selain menghasilkan keuntungan, inovasi ini pun mendapatkan penghargaan “Spark the Fire Champion”, yaitu sebuah penghargaan yang diberikan pada Pertemuan Wirausaha Dunia ke-6 di Nairobi, Kenya.

Penemunya e-fishery, Gibran Huzaifah, mengatakan bahwa wirausaha Indonesia perlu berpikir global agar bisa bersaing di kancah Internasinal. “Untuk maju, anak muda Indonesia harus berani menemukan inovasi baru dan membuat penyelesaian masalah yang riil di masyarakat”, tambahnya.

Walaupun teknologi e-fishery ini baru diproduksi pada Februari 2014, namun permintaannya sangat tinggi dan diminati petani budi daya ikan di Tanah Air.

5. Traveloka

Di era serba digital dan praktis ini, siapa yang tidak tahu tentang Traveloka? Traveloka ternyata dilatar belakangi oleh Ferry Unardi, sang pemilik Traveloka, yang memiliki passion dalam dunia IT dan melanjutkan kuliah Ilmu Komputer di Purdue University. Ia menemukan kesulitan untuk urusan penerbangan ke kampus, kantor, dan kampung halaman di Indonesia. Kesulitan inilah yang mendorong Ferry mencari solusi yang akhirnya membuahkan lahirnya Traveloka.

Traveloka adalah situs pencarian dan pembanding harga tiket pesawat. Dengan adanya Traveloka, pemesanan tiket pesawat dan booking hotel dapat dilakukan dengan mandiri, lebih mudah, cepat dan juga praktis. Hanya dalam waktu 3 tahun sejak didirikan, Traveloka telah menjadi agen travel online terbesar di Indonesia. (ad)

Belajar Melihat Prospek Pasar dari CEO BonChon, Michelle Surjaputra
March 1, 2014
3
Michelle Surjaputra, CEO BonChon

Kejelian dalam melihat prospek pasar sangatlah penting dalam memulai sebuah bisnis. Michelle Surjaputra, CEO franchise restoran Korea BonChon di Indonesia adalah salah satu pengusaha muda yang berhasil menganalisa prospek dan trend pasar dalam membangun usahanya. Michelle yang kala itu baru menyelesaikan kuliahnya di Amerika pulang ke Jakarta untuk menjenguk neneknya yang sedang sakit dan dia pun jadi sering bolak-balik ke mall yang kebetulan dekat dengan rumah sakit tempat neneknya dirawat.

Dari kebiasaan mengunjungi mall tersebut, muncul ide di benak Michelle untuk memulai bisnis kuliner. Saat itu dia menyadari kalau hampir di semua tempat makan yang dia kunjungi pasti menyajikan ayam goreng namun dia heran kenapa makanan kegemarannya di Amerika yaitu BonChon tidak ada di Indonesia. Dari situlah muncul ide untuk membawa BonChon masuk ke Indonesia. Michelle kemudian mengajukan ide kepada orang tuanya, dengan dukungan dari ayahnya dia mulai mengerjakan business plannya sendiri dan berjuang keras sampai akhirnya gerai pertama BonChon hadir di Indonesia pada tahun 2012.

Faktanya masyarakat Indonesia sangat menggemari ayam goreng karena itulah restoran franchise yang menu utamanya ayam goreng pasti laris manis. Selain itu budaya Korea juga sedang menginvasi Indonesia melalui K-Pop, drama Korea, kosmetik, ponsel, fashion dan banyak lainnya. Tidak bisa disangkal semua hal yang berbau Korea sangatlah digemari masyarakat Indonesia saat ini dan dengan mudahnya menarik perhatian besar terutama dari kalangan anak muda.

BonChon adalah restoran ayam goreng yang berasal dari Korea Selatan, franchise ini juga sudah melebarkan sayapnya di New York, Amerika Serikat dan menjadi terkenal di sana. Michelle Surjaputra dengan jelinya berhasil melihat bahwa masyarakat indonesia pasti akan memiliki minat besar terhadap franchise yang dia bawa. Perpaduan ayam goreng dan budaya Korea terbukti berhasil membawanya menjadi pemilik belasan outlet di seluruh Indonesia. Michelle juga menerapkan strategi marketing yang membidik anak muda sebagai target marketnya, hal ini bisa dilihat dari akun Social Media BonChon yang aktif melakukan promosi dan event untuk customer sekaligus partnershipnya dengan Blitzmegaplex.

Para calon wirausaha muda bisa belajar banyak dari Michelle, bahwa sebelum memulai sebuah usaha kamu harus mempelajari trend pasar dan menemukan faktor yang bisa membuat usahamu menarik perhatian masyarakat. Setelah itu terapkan strategi marketing yang cocok untuk target market usahamu. Branding position juga sangatlah penting untuk membuat usahamu menonjol dari saingan yang memiliki usaha serupa. Dalam kasus Michelle, dia menonjolkan budaya Korea yang membuat menu ayam gorengnya beda dari restoran ayam goreng lain yang menjamur di Indonesia.

Lebih hebatnya lagi Michelle Surjaputra memulai usaha franchisenya di usia 22 tahun, untuk menutupi usianya dia harus berdandan tebal dan memakai busana profesional untuk terlihat lebih tua. Sekali lagi keberhasilan Michelle membuktikan bahwa usia muda bukanlah faktor penghalang bagi seseorang untuk sukses. Kejelian dalam melihat prospek pasar di Indonesia adalah kunci keberhasilan Michelle yang patut menjadi panutan bagi para wirausaha muda di Indonesia.

5 Anak Muda Indonesia yang Kaya dari Internet
January 27, 2014
16

Banyak sekali anak muda yang berhasil dalam mengembangkan bisnisnya. Semakin berkembangnya teknologi, membuat mereka semakin terbuka dengan perkembangan. Bisnis online misalnya. Banyak sekali wirausaha muda yang telah sukses dengan bisnis online di internet. Ada beberapa kisah tokoh anak muda Indonesia yang mampu meraih kesuksesan dan kekayaan dari internet. Mereka adalah :

Anne Ahira

Anne Ahira mampu memiliki penghasilan ribuan dolar pada usia yang masih cukup muda yakni 25 tahun. Bisnis yang dijalankannya berasal dari dunia internet. Dia merupakan marketer internet kelas dunia yang sukses. Gadis lulusan Fakultas Bahasa Asing Yapari Bandung ini juga sempat berjualan berjualan pisang goreng sewaktu sekolah dasar. Sempat menjadi mahasiswa di College of Foreign Languages (STBA) London, Ahira memulai Bisnis internetnya saat dia mendengar berita bahwa ada seorang anak 17 tahun yang mampu menghasilkan uang dari dari internet dari kakak iparnya. Semenjak saat itu, dia bertekad dan berusaha untuk belajar internet. Dari situlah, usahanya berkembang dan akhirnya sampai sekarang dapat menjadi salah seorang dari 12 affiliator super dunia.

Andrew Darwis

Andrewa Darwis adalah pendiri dari situs forum pertama kali dan terbesar di Indonesia dengan jumlah member mencapai 4,5 juta lebih. Awalnya Andrew tidak sendiri dalam membuat situs ini. Dia ditemani dua orang temannya yang bernama Ronald dan Budi. Setelah kurang lebih tiga tahun, Kaskus tidak pernah mendapatkan keuntungan sehingga membuat dua temannya ini mundur. Andrew yang tidak pernah menyerah kemudian bertemu dengan CEO Kaskus saat ini Ken Dean Lawadinata dan meresmikan Kaskus sebagai perusahaan resmi pada tahun awal 2008. Barulah kemudian Kaskus berkembang karena mereka memakai artis sebagai promosinya dan hasilnya situs ini dibanjiri member.

Adam Sudaryanto

Adam Suryanto adalah pemilik situs satujutalink.com. seperti nama situsnya, bisnis Adam menawarkan jasa dengan menjual satu juta link kepada pemilik website atau usaha yang akan dipasangkan selama-lamanya. Pemuda berumur 15 tahun ini mampu menuangkan ide yang dapat dikatakan cukup unik dan luar biasa. Hasilnya sangat luar biasa. Meskipun situs ini baru berumur 2 minggu, dia mampu meraup untung sekitar Rp 200.000 per hari.

Rudi Salim

Umur 23 tahun punya bisnis beromzet lebih dari Rp 1,3 Miliar dalam sebulan adalah pencapaian seorang Rudi Salim. Pria lulusan SMA ini dapat menghasilkan uang dari internet dari bisnis kredit untuk transaksi online. Dia berani mengambil jenis bisnis ini dengan modal penjualan mobil dan usaha karaoke keluarga. Penipuan atau pengambilan kredit palsu sering membuat dirinya merugi di awal bisnisnya sampai akhirnya dia memperketat sistem pemberian kredit dan terbukti berhasil sampai sekarang.

Hendrik Tio

Hendrik Tio adalah salah satu orang yang juga mampu sukses dari bisnis internet. Situs Bhineka.com adalah bisnisnya. Situs ini sangat akrab dengan pemburu komputer di dunia maya. Setiap harinya, pengunjungan website ini dapat mencapai 50.000 visitor per hari dan menjadikan Bhineka.com masuk 100 situs terbesar website Indonesia.

5 Miliarder Termuda di Dunia
January 24, 2014
1

­Menjadi miliarder adalah tujuan hidup semua orang yang bekerja keras untuk meraih kesuksesannya. Terlebih lagi menjadi miliarder di usia muda yang merupakan salah satu pencapaian terbaik dan sangat dicita-citakan oleh banyak kaum pemuda. Inilah lima orang yang mampu mendapatkan gelar seorang miliarder di usia muda atas usahanya sendiri bukan karena warisan versi majalah Forbes.

Pendiri Facebook, Mark Zuckenberg

Siapa yang saat ini tidak memiliki akun jejaring sosial facebook? Hampir semua orang telah memilikiya. Dialah Mark Zuckenberg asal Amerika yang mampu menjadi mencetuskan jejaring sosial ini.  Mark pernah Drop Out dari universitasnya yaitu Harvard University pada tahun 2004 karena sibuk mengembangkan situs jejaring sosial ini. Keputusan penting ini berbuah hasil yang manis. Majalah Forbes mencatatkan nama Mark Zuckenberg sebagai miliarder termuda yang pernah ada dalam sejarah. Kekayaannya ditaksir sebesar USD 4 milyar dan didapat saat usia 26 tahun. Mark menempati posisi pertama dalam daftar miliarder termuda dan posisi ke 212 dalam daftar orang terkaya di dunia.

Pendiri Gree, Yoshikazu Tanaka

Sama halnya dengan facebook, Gree juga salah satu situs jejaring sosial. Jika facebook ditemukan di Amerika, maka Gree dibesarkan di Jepang. Yoshikazu Tanaka adalah pendirinya pada tahun 2004 lalu. Gree tidak hanya menyediakan layanan jejaring sosial, namun juga menawarkan beberapa game online. 70% keuntungan Gree didapat dari penjualan avatar, game dan iklan. Pada usianya yang menginjak 32 tahun, kekayaan mantan pegawai Sony ini ditaksir sebesar USD 1,4 Miliar sehingga menempatkan dirinya sebagai miliarder termuda di posisi ke-7.

Pendiri Centaurus Energy, John Douglas Arnold

John D. Arnold mendirikan Centaurus Energy yang bekerja sama dengan perusahaan gas Enron. Sebagai seorang yang jenius karena mampu mendapatkan gelar sarjana dalam waktu 3 tahun, dia juga dikenal sebagai ahli ekonomi mampu memprediksi keuangan suatu bisnis di masa depan. Perusahaannya saat ini diperkirakan memiliki aset bernilai USD 5 miliarder. Saat ini, Arnold yang berumur 36 tahun berada di posisi ke-8 miliarder termuda dengan kekayaan sebesar USD 4 Miliar.

Direktur Bank Ukraina, Kostyantin Zhevago

Sejak berusia 19 tahun, Kostyantin Zhevago sudah menjadi direktur Bank “Finance & Credit” pada tahun 1991. Dia adalah termuda dari Ukraina yang sukses mengelola berbagai bisnis. Saat ini dia berada di posisi ke-9 miliarder termuda dengan kekayaan sebesar USD 1,2 Miliar.

Pengusaha Real Estate, Shadid Balwa

Pemuda asal India ini mampu menempati posisi ke-10 miliarder termuda. Kisahnya yang hampir sama dengan Mark Zuckenberg yakni di-DO dari universitasnya, dia sukses di bisnis real estate khususnya perhotelan. Park Hyatt Hotel yang dibangun khusus

Kecerdasan Finansial untuk Pebisnis Muda
January 22, 2014
0

Orang-orang yang telah sukses dalam hal keuangan cenderung memiliki kecerdasan finansial yang tinggi. Pada bangku sekolah, ciri-ciri anak yang pandai adalah yang memiliki Intelligent Quotient (IQ) tinggi. Sehingga banyak orang tua yang mengharapkan anaknya memiliki IQ yang tinggi. Selain itu juga, ada beberapa kecerdasan lain yang diukur seperti Spiritual Quotient (SQ) dan Emotional Quotient (EQ). Sedangkan di dunia bisnis, kecerdasan yang menjadi tolak ukur adalah Kecerdasan Finansial atau Finansial IQ. Kecerdasan Finansial adalah suatu pemikiran yang mampu mengatur hidupnya sehingga terbebas dari masalah keuangan.

Robert Kiyosaki yang dikutip dari bukunya “Rich Dad’s Guide To Increase Your Financial IQ” menjelaskan bahwa ada lima kecerdasan finansial yang diperlukan agar mereka mampu mengatasi masalah keuangan. Lima kecerdasan tersebut adalah sebagai berikut :

Mengetahui Cara Menghasilkan Uang

Semua pekerjaan yang dilakukan memang selalu menghasilkan uang. Namun masalahnya apakah seberapa banyak uang yang didapatkan? Apakah telah mampu membebaskan masalah keuangan Anda? Hal ini bukan berarti mengharuskan untuk menjadi seorang pengusaha atau tahu bagaiaman caranya menjual. Karena memang kebanyakan orang selalu meniru kesuksesan orang lain dengan melakukan hal yang sama di bidang yang sama. Dalam bukunya, Robert menuliskan bahwa kita tidak harus menjadi seperti dirinya untuk bisa sukses secara finansial. Jadi, Semua tergantung pikiran individu masing-masing untuk memilih jalan yang sesuai dengan dirinya.

Mengetahui Cara Melindungi Uang

 Percuma saja jika memiliki banyak uang namun juga sangat boros. Sehingga mengetahui cara melindungi uang merupakan langkah yang penting untuk mendapatkan kesuksesan finansial. Tidak banyak cara yang dijelaskan dalam melindungi uang, karena semua tergantung pada pemilik uang. Jika seseorang dapat mengontrol keuangannya dengan baik maka otomatis langkah kedua ini dapat terlewati.

Mengetahui Berapa Anggaran atau Budget

Setelah tahu cara melindungi uang, langkah selanjutnya adalah memastikan anggaran atau budget. bisnis yang sukses harus memiliki selisih kelebihan dari pengeluaran. Dengan memperhatikan tiap uang yang keluar dan dapat mengevaluasi penyimpangan yang terjadi, maka peluang Anda memperoleh kesuksesan finansial akan semakin besar.

Mengetahui Cara Menggunakan Daya Ungkit Uang

Maksud pada langkah keempat ini adalah mengetahui cara menggunakan uang untuk menghasilkan uang yang lain. Cara keempat ini yang paling bisa menjamin kesuksesan Anda di masa depan. Karena cara ini merupakan langkah pasif. Artinya biarkan uang yang Anda miliki bekerja untuk Anda. Caranya adalah dengan mengalokasikan beberapa uang dalam bentuk asset produktif yang memberikan penghasilan. Tujuannya bukan memperoleh keuntungan yang setinggi-tingginya, tetapi kestabilan hasil. Karena langkah ini merupakan bentuk keuntungan jangka panjang.

Mengetahui Cara Meningkatkan Informasi Keuangan

Langkah terakhir adalah selalu meningkatkan informasi keuangan. Informasi yang terbaru dan tepat bagi bisnis Anda akan menjadi salah satu cara untuk mendapatkan uang.

Merry Riana dan Satu Juta Dolar
January 20, 2014
0

Satu juta Dollar? Bermimpi untuk memilikinya saja tidak mudah. Namun bagi Merry Riana, merubah mimpi satu juta Dollar jadi nyata adalah hal yang sangat mungkin. Cita-cita berpenghasilan satu juta Dollar sebelum berkepala tiga ditanamkan Merry ketika ulang tahunnya yang ke dua puluh. Alhasil, pada usia 23 Merry telah mengantongi penghasilan 220,000 Dollar Singapura. Sejuta Dollarnya tercapai empat tahun sebelum dia menginjak usia 30 tahun.

Merry Riana memulai kesuksesannya berkat keterpurukan karena harus melunasi hutang biaya pendidikan kuliah pada pemerintah Singapura. Krisis ekonomi 1998 memaksa Merry meninggalkan Jakarta dan melanjutkan studi di Singapura. Selepasnya dari bangku kuliah, Merry menyadari hutangnya pada pemerintah Singapura mencapai 40 ribu Dollar atau setara dengan Rp 300 juta. Bukannya membuat Merry tertekan, justru pengalaman tersebut menjadikan Merry termotivasi untuk berbisnis.

Dengan memanfaatkan relasi, berpikiran positif, dan kerja keras, lulusan Nanyang University ini berhasil membayar hutang pada pemerintah Singapura enam bulan kemudian. Kini, Mery dikenal sebahai pengusaha miliarder, penulis buku laris, juga motivator nomor satu di Asia dan Indonesia. Buku ‘Mimpi Sejuta Dollar’ karangannya menjadi national bestseller hanya dalam waktu satu bulan.

Merintis Merry Riana Organization

Setelah berhasil bebas secara finansial, Merry pada usia 24 mendirikan Merry Riana Organization. MRO merupakan perusahaan bidang jasa keuangan yang melayani penjualan produk keuangan seperti asuransi, investasi, kartu kredit, dan deposit. Mulanya, MRO beranggtakan Merry dan suaminya. Barulah satu setengah tahun kemudian yang disibukkan oleh kerja 14 jam sehari dan 7 hari seminggu, MRO memiliki staff. Kini, MRO yang beroperasi di Singapura ini memiliki 40 orang staff full-time dan lebih dari sepuluh ribu klien dari Singapura dan negara lainnya.

Kunci sukses Merry

Menurut perempuan kelahiran 1980 ini seseorang jarus melancarkan strategi sukses dalam menggapai impian setelah mengatahui passionnya. Lima tips sukses Merry Riana adalah sebagai berikut, dikenal sebagai ‘Lima P’

1.    Plan

Rencana diperlukan untuk segala sesuatu yang ingin dilakukan oleh seseorang.

 2.    Process

Proses baik dan buruk sebaiknya diresapi oleh setiap orang sebagai pembelajaran dan penemuan passion.

 3.    Preserve

Apabila kegagalan yang tidak diingnkan mendatangi hidup, seseorang harus kuat dan percaya bahwa segala sesuatunya akan berlalu dan menjadi perjalanan terbaik, asalkan dia meyakininya.

 4.    Perspective

Cara pandang seseorang terhadap segala sesuatu lebih penting daripada apa yang dialami orang tersebut. Setiap kejadian buruk adalah peristiwa baik pada sisi yang berseberangan.

 5.    Possible

Setiap pribadi memeiliki kekuatan yang muncul dari hasrat dan hati untuk mengejar impian. Kepercayaan diri harus dipertahankan, pantang rendah diri.

Nah, mendengar kisah Merry Riana, kita menjadi tahu bahwa kesulitan besar dalam hidup bukan akhir dari kisah bahagia. Justru, Tuhan menakdirkan setiap peristiwa untuk dipetik sebagai pelajaran baru sebagai bekal menuju kesuksesan hakiki.

Bong Chandra, Pebisnis Sukses Usia Belia
January 19, 2014
2

Menjadi miliuner pada usia dua puluhan awal bukan perkara yang mudah dicapai. Bong Chandra, pemuda yang pernah berkuliah di Universitas Bina Nusantara ini membuktikan bahwa menjadi salah satu orang terkaya di usia muda bukan hal yang tidak mungkin, walaupun tidak mudah.

Bong Chandra, merupakan pebisnis bidang properti dan motivator muda dan populer di tanah air. Pada 2010, Bong Chandra menjadi motivator termuda Asia, seperti dilansir Majalah Franchise. Selain berbisnis, Bong Chandra menularkan ilmu dan nilai-nilai yang dipegangnya kepada masyarakat melalui buku karyanya berjudul ‘Unlimited Wealth’.

Bermula dari krisis 1998

Keprihatinan yang Bong Chandra rasakan terhadap krisis 1998 menjadi permulaan baginya untuk sukses. Laki-laki kelahiran 1987 ini merasa empati kepada kondisi ekonomi keluarganya pada kala itu, sampai dia menggunakan karet gelang sebagai penghapus untuk berhemat. Saai itu, dia berusia 11 tahun, berusaha membantu ayahnya berjualan sisa potongan kue pabrik ke sekolah. Walaupun pada awalnya merasa gengsi, Bong Chandra berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk terus maju.

Mengenali bakat dalam memotivasi orang lain

Usaha Bong membantu orang tuanya menuai celaan. Celaan dari orang di sekitarnya justru membuat Bong Chandra semakin terpacu. Titik jatuh dalam hidupnya dijadikan batu loncatan untuk berpandangan positif atas kejadian yang menimpa Bong Chandra. Sampai pada saatnya, dia merasa mampu memotivasi orang lain sehingga mulai membangun event organizer guna menyelenggarakan pelatihan motivasi. Setiap tahunnya, Bong Chandra memotivasi 15 ribu orang dari kalangan mahasiswa, karyawan, maupun ibu rumah tangga.

Melejit di bisnis properti

Alumni SMA Kalam Kudus ini pernah dimintai pertolongan untuk mencarikan investor pembangunan properti di atas lahan seluas 5,1 hektar di Ciledug, Tangerang. Bong Chandra tidak berhasil memperoleh investor untuk rekannya, namun kemudian diajak bergabung menjalankan bisnis tersebut. Akhirnya, Bong memutuskan memulai bisnis properti bernilai investasi Rp 180 miliar sejak Januari 2011. Bermodalkan Rp 500 juta, Bong bersama beberapa teman membangun perusahaan developer bernama PT Perintis Triniti Properti. Deveoper garapannya berhasil menjual 300 unit rumah dan 65 unit ruko di kawasan Ubud Village.

Tips sukses ala Bong Chandra di bidang properti

Untuk mencapai kesuksesan, bukan hal mudah bagi semua orang, demikian pula dengan Bong Chandra, dia perlu mempertahankan integritas dalam mengatur diri sendiri dan bisnis yang dikembangkannya. Berikut tips sukses ala Bong Chandra di bidang properti.

1.    Konsep matang

Konsep usaha propertI yang dibangun harus matang dan unik, agar masyarakat sebagai target pasar dengan mudah menyadari keberadaan usaha kita. Adapun keunikan pada properti memberikan kesan berbeda sehingga meningkatkan nilai jual di mata pembeli.

 2.    Pertahankan kepercayaan

Kepercayaan dari pembeli dan penyuplai dana adalah hal penting untuk menjaga kelancaran bisnis.

 3.    Buat strategi harga yang menarik perhatian

“Bukan murah yang menang, tapi efek psikologis”, kata Bong Chandra. Pada 60 – 70 persen penjualan awal, developer disarankan menjual unit dengan harga murah sampai balik modal. Baru pada penjualan berikutnya, harga bisa dinaikkan.

 4.    Sasar area komersial

Area yang memberi kemudahan akses cenderung lebih disenangi orang. Tentukan area yang dekat dengan pusat perbelanjaan atau yang sering dikunjungi orang banyak.

Selain keempat strategi tersebut, Bong Chandra pun memiliki strategi pemasaran unit terbatas, jangan membangun unit terlalu banyak. “Jangan langsung bangun 1000 rumah, namun pecah jadi unit-unit kecil seperti per 100 rumah. Jika sudah terjual 70 unit, maka pasang iklan terjual 70 persen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dalam membeli rumah.”

Mengenal Sosok Hendi Setiono, Raja Kebab Indonesia
January 16, 2014
0

Menjadi milyarder di usia muda merupakan impian semua orang khususnya kaum pemuda. Mereka yang masih dalam masa mencari jati dirinya, sering memimpikan hal tersebut karena memang dirasa bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai. Salah seorang pengusaha muda yang mampu merealisasikan impian banyak orang tersebut adalah Hendi Setiono.

Anak muda yang berasal dari Surabaya ini mampu menorehkan prestasi besar dengan wilayah pemasaran yang luas di skala nasional dan bahkan sampai ke mancanegara. Wajah dan penampilannya yang cukup bersahaja, tak tercermin bahwa dia adalah seorang bos dari perusahaan yang telah beromzet lebih dari Rp 1 Miliar per bulan.

Menjadi Milyarder di Usia 23 Tahun

Hendi Setiono adalah presiden direktur Kebab Turki Baba Rafi Surabaya. Usahanya yang bergerak di bidang kuliner yakni Kebab Turki yang telah dimodifikasi rasa dan bentuknya, membuat Hendi mendapatkan beberapa penghargaan. Terakhir kali, dari majalah Tempo edisi akhir tahun 2006 Hendi dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh tokoh pilihan yang dinilai mengubah Indonesia. Pria kelahiran Surabaya ini masih terbilang cukup muda saat dia menyandang gelar seorang milyarder, yakni pada saat berumur 23 tahun.

Ide Bisnis yang Muncul Tanpa Sengaja

Kisah perjalanan bisnis Hendi dipenuhi dengan suka dan duka. Setelah lulus dari SMA Negeri 5 Jakarta, Hendi masuk meneruskan pendidikan di Fakultas Teknik Informatika Institut Perguruan Tinggi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Saat menjadi mahasiswa, dia juga mengaku masih dalam pencarian jati dirinya. Masih bingung memilih profesional atau wirausaha. Inspirasi bisnis dia dapatkan ketika berkunjung ke tempat ayahnya yang sedang bertugas di perusahaan Minyak di Qatar, Timur Tengah. Dia hanya berniat berlibur selama beberapa hari, tanpa berfikir untuk mencari ide bisnis apapun.

Saat berlibur, Hendi selalu melihat makanan khas Timur Tengah yaitu kebab yang selalu dipenuhi warga setempat. Karena penasaran dan memang memiliki hobi makan, anak sulung dari dua bersaudara ini lantas mencobanya dan ternyata rasanya enak. Selain rasanya yang enak, perutnya pun kenyang setelah memakan kebab ini. Saat itulah terbesit untuk membuka bisnis kebab di Indonesia. Disamping jenis bisnisnya masih jarang, di Indonesia terdapat keturunan Timur Tengah yang menyebar di beberapa kota. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari resepnya disana. Saat pulang, dia langsung memulai usaha kebabnya dengan gerobak kecil disekitar kampus.

Berhenti Kuliah untuk Serius Berbisnis

Karena ingin sepenuhnya total dalam bisnis ini, Hendi memutuskan untuk berhenti dari bangku kuliah pada tahun kedua. Sempat ditentang oleh orang tuanya dengan tidak memberikan bantuan modal, malah semakin membuat dirinya bersemangat untuk membuktikan akan keberhasilannya di masa depan. Terbukti, hanya dalam 3-4 tahun akhirnya dia mampu memiliki 100 outlet pada penghujung tahun 2006 Kebab Turki Baba Rafi. Dan saat ini pada tahun 2013, dirinya telah membawahi 1.900 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.

5 Entrepreneur Kuliner Muda Indonesia
January 5, 2014
2

Bagi Anda yang sedang serius menjalani bisnis kuliner, kisah lima enterpreneur muda yang sukses di bidang kuliner dapat menjadi motivasi yang penting dalam mengembangkan bisnis kuliner Anda.

Rizka Wahyu Romadhona, Pemilik Lapis Bogor Sangkuriang

Berangkat dari kegagalan dalam menjalankan bisnis awal dengan berdagang bakso, Rizka Wahyu Romadhona sekarang meraih kesuksesan sebagai pengusaha oleh-oleh khas Bogor dengan berbahan dasar talas yang diberi Label Kue Lapis Sangkuriang dan mencatat omzet hingga miliaran rupiah setiap bulan. Sempat menjadi seorang karyawan perusahaan telekomunikasi, Rizka akhirnya terjun total untuk menjadi pengusaha bakso. Usahanya ini akhirnya bangkrut karena banyak mitra yang nakal mencampurkan bakso asli darinya dengan bakso lain. Kemudian Rizka kembali menjalankan bisnis kuliner. Rencana yang matang pun dipersiapkan agar tidak kembali menuai kegagalan. Akhirnya Rizka memutuskan untuk memberikan unsur unik dan khas dalam produknya, sehingga dipilih kue lapis berbahan talas yang merupakan khas Bogor.

Jenderal Maicih, Reza Murhaliman

Reza Murhaliman adalah pendiri usaha keripik maicih pada Juni 2011. Mahasiswa jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Maranatha Bandung ini memiliki strategi pemasaran yang unik sehingga keripik pedasnya mampu menghasilkan omzet miliaran rupiah per bulannya. Lulus SMA dan bekerja serabutan, Reza akhirnya menemukan keripik maicih saat menemui wanita paruh baya yang memiliki resep keripik pedas. Setelah bekerja sama dalam beberapa bulan, akhirnya Reza mendirikan usahanya sendiri dengan brandnya Maicih.

Victor Giovan Raihan, penemu Teh Kempot

Teh Kempot merupakan minuman cepat saji yang berisi susu, cincao, sinom alias jamu dan buah. Semua bahan tersebuh diracik sendiri oleh pemiliknya Victor Giovan Raihan sehingga menghasilkan teh yoghurt berasa paling yummy. Pelajar berumur 19 tahun ini memadukan teh dengan susu fermentasi. Anak pertama dari dua bersaudara yang masih bersekolah di SMA Negeri 1 Kepanjen telah memiliki 10 outlet miliknya sendiri dan 17 outlet yang dikelola oleh mitranya. Dia juga menuturkan bahwa marjin keuntungannya bisa 350 persen.

Riezka Rahmatiana

Pendiri JustMine adalah gadis kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat pada 26 Maret 1986 yang bernama Riezka Rahmatiana. Berawal dari nama plesetan dari jasmine yang artinya melati, Brand JustMine menjadi bisnis waralaba dengan produk utamanya adalah pisang ijo. Pisang ijo merupakan makanan tradisional khas Makasar. Sempat menjalani bisnis MLM, penjual pulsa dan bekerja di café, Riezka memulai usaha pisang ijo khas Makasar yang diinovasi dengan aneka varian rasa seperti vanila, stroberi, coklat dan durian. Rizka dengan enam karyawannya mampu memproduksi pisang ijo sebanyak  500 porsi setiap harinya.

Rangga Umara, Konsep Unik Lele lela

Berawal dari bayangan istrinya yang diusir akibat menunggak uang sewa, membuat Rangga Umara merintis sebuah usaha pecel lele dengan brand Lele Lela. Selain mendapatkan omzet miliaran rupiah, Brand Lele Lela mendapatkan beberapa penghargaan, diantaranya dari Menteri Perikanan dan Kelautan yang menilai usaha ini mampu mengenalkan dan mengangkat citra ikan lele dan penghargaan dari ISMBEA 2010 dari Menteri Usaha Kecil dan Menengah.

Mereka Pengusaha, Mereka Juga Mahasiswa
January 4, 2014
0

Menjadi mahasiswa merupakan kesempatan mengail sebanyak-banyaknya ilmu, kebijaksanaan, dan pengalaman tidak terlupakan sebagai fase menuju seorang dewasa yang matang. Mengembangkan diri sekaligus berkontribusi untuk orang-orang di sekitarnya adalah ciri mahasiswa yang membawa kemajuan. Salah satu pengalaman pendewasaan mahasiswa adalah melalui bisnis. Selain menjadi mahasiswa di kampus, seorang anak muda juga bisa menjadi pengusaha dalam waktu bersamaan.

Selain itu, persaingan hidup yang kian ketat menuntut pemuda untuk bertindak lebih guna memperoleh pencapaian terbaik untuk karirnya. Lapangan pekerjaan tidak selalu menjanjikan, sehingga menjadi wirausahawan sejak dini menjadi alternatif menarik dan menantang.

Tampaknya sulit membagi waktu dan pikiran untuk kuliah dan pekerjaan. Kekhawatiran akan kondisi akademis dan waktu bermain terkadang menjadi kendala mahasiswa untuk berbisnis. Namun, kemauan mengalahkan segala kendala. Buktinya, banyak mahasiswa yang berhasil dalam menjalankan bisnis sambil kuliah. Simak cerita mereka berikut ini :

1.    Ratno Ari Pratama, Universitas Hassanudin

Mahasiswa sekaligus pengusaha sukses ini telah memiliki outlet Tahu Tek Cak Ari sebanyak 20 buah. Baginya, walaupun awalnya sulit membagi waktu antara kuliah dengan bisnis, semangatnya tidak padam karena adanya usaha untuk selau mencoba. Tahu Tek Cak Ari merupakan bisnis yang omzetnya kini telah mencapai 300 juta per bulan. Modal awalnya hanya Rp 4,2 juta. Sebelumnya, dia pernah menjajali beberapa usaha yaitu menjadi distributor kopi Toraja dan menjalankan usaha waralaba makanan cepat saji di Makassar.

2.    M,.Ramadhika Raja, Akademi Pimpinan Perusahaan (APP) Bogor

‘Brother Denim’ adalah merek yang dimiliki oleh Dhika, bermodalkan Rp 3- 4 juta. Mulanya ketika memasuki perkuliahan tingkat dua, Dhika belajar memilih bahan yang baik untuk celana berbahan denim serta memilih model yang cocok dengan perkembangan zaman. Produk denim ini dipasarkan seharga Rp 180- 250 ribu, terjangkau untuk anak muda. Dengan karyawan sejumlah 4 orang sebagai penjahit, Dhika mampu meraup untung Rp 5- 7 juta per bulannya. Mimpinya tidak pernah berhenti dan menjadi bahan bakar dalam berbisinis. Dhika ingin usahanya berkembang dengan diversifikasi model yang lebih banyak dan segera memiliki outlet sendiri.

3.    Andi Nata, Universitas Indonesia

Bisnis yang diusung Andi Nata cukup berbeda dengan pilihan pebisnis muda lainnya. Mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2007 ini memilih berbisnis makanan aqiqah, yaitu penyembelihan kambing pada hari ke tujuh kelahiran seorang anak muslim sebagai bentuk rasa syukur. Andi memulai bisnis denga modal 8 juta saja, kemudian berhasil memiliki empat rumah, satu mobil pick up, satu mobil pribadi, tujuh motor, serta memberangkatkan orang tua naik haji ketika usianya 23 tahun. Sejumlah 20 karyawan berkerja pada Andi, membawa bisnisnya semakin menanjak dan mengalami peningkatan omzet yang cepat. Omzet Andi kini mencapai puluhan juta per bulan dan miliaran rupiah per tahun.