Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
Mengenal Sosok Hendi Setiono, Raja Kebab Indonesia
16/01/2014
0

Menjadi milyarder di usia muda merupakan impian semua orang khususnya kaum pemuda. Mereka yang masih dalam masa mencari jati dirinya, sering memimpikan hal tersebut karena memang dirasa bukan sesuatu yang mustahil untuk dicapai. Salah seorang pengusaha muda yang mampu merealisasikan impian banyak orang tersebut adalah Hendi Setiono.

Anak muda yang berasal dari Surabaya ini mampu menorehkan prestasi besar dengan wilayah pemasaran yang luas di skala nasional dan bahkan sampai ke mancanegara. Wajah dan penampilannya yang cukup bersahaja, tak tercermin bahwa dia adalah seorang bos dari perusahaan yang telah beromzet lebih dari Rp 1 Miliar per bulan.

Menjadi Milyarder di Usia 23 Tahun

Hendi Setiono adalah presiden direktur Kebab Turki Baba Rafi Surabaya. Usahanya yang bergerak di bidang kuliner yakni Kebab Turki yang telah dimodifikasi rasa dan bentuknya, membuat Hendi mendapatkan beberapa penghargaan. Terakhir kali, dari majalah Tempo edisi akhir tahun 2006 Hendi dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh tokoh pilihan yang dinilai mengubah Indonesia. Pria kelahiran Surabaya ini masih terbilang cukup muda saat dia menyandang gelar seorang milyarder, yakni pada saat berumur 23 tahun.

Ide Bisnis yang Muncul Tanpa Sengaja

Kisah perjalanan bisnis Hendi dipenuhi dengan suka dan duka. Setelah lulus dari SMA Negeri 5 Jakarta, Hendi masuk meneruskan pendidikan di Fakultas Teknik Informatika Institut Perguruan Tinggi Sepuluh November (ITS) Surabaya. Saat menjadi mahasiswa, dia juga mengaku masih dalam pencarian jati dirinya. Masih bingung memilih profesional atau wirausaha. Inspirasi bisnis dia dapatkan ketika berkunjung ke tempat ayahnya yang sedang bertugas di perusahaan Minyak di Qatar, Timur Tengah. Dia hanya berniat berlibur selama beberapa hari, tanpa berfikir untuk mencari ide bisnis apapun.

Saat berlibur, Hendi selalu melihat makanan khas Timur Tengah yaitu kebab yang selalu dipenuhi warga setempat. Karena penasaran dan memang memiliki hobi makan, anak sulung dari dua bersaudara ini lantas mencobanya dan ternyata rasanya enak. Selain rasanya yang enak, perutnya pun kenyang setelah memakan kebab ini. Saat itulah terbesit untuk membuka bisnis kebab di Indonesia. Disamping jenis bisnisnya masih jarang, di Indonesia terdapat keturunan Timur Tengah yang menyebar di beberapa kota. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari resepnya disana. Saat pulang, dia langsung memulai usaha kebabnya dengan gerobak kecil disekitar kampus.

Berhenti Kuliah untuk Serius Berbisnis

Karena ingin sepenuhnya total dalam bisnis ini, Hendi memutuskan untuk berhenti dari bangku kuliah pada tahun kedua. Sempat ditentang oleh orang tuanya dengan tidak memberikan bantuan modal, malah semakin membuat dirinya bersemangat untuk membuktikan akan keberhasilannya di masa depan. Terbukti, hanya dalam 3-4 tahun akhirnya dia mampu memiliki 100 outlet pada penghujung tahun 2006 Kebab Turki Baba Rafi. Dan saat ini pada tahun 2013, dirinya telah membawahi 1.900 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia.


Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *