Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
Merintis Bisnis Terapis
09/01/2014
0
Meraup Untung Besar Bagi Terapis Muda

Dewasa ini semakin banyak terapis yang merintis bisnis terapis bagi masyarakat. Terapis berupaya membantu klien untuk menyelesaikan masalah medis maupun psikologis. Terapi berarti pengobatan, remediasi masalah kesehatan yang umumnya berkaitan dengan diagnosis. Terapis merupakan orang yang melakukan terapi. Dalam medis, makna terapi disamakan dengan pengobatan.

Jenis terapis

Seperti dokter, terapis juga memiliki spesialisasi dalam pekerjaannya. Seseorang yang memerlukan bantuan terapis untuk penyembuhan, hendaknya mengetahui terlebih dahulu terapis jenis apa yang dia perlukan. Ini dia, jenis-jenis terapis yang ada di berbagai praktik terapi yang dapat dipelajari pula sebagai rujukan merintis bisnis terapis.

1.    Terapis wicara

Jenis terapis ini membantu meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada anak maupun orang dewasa akibat keterbelakangan mental maupun gangguan bahasa pasca stroke pada orang dewasa.

2.    Terapis sensori integrasi

Sensori integrasi merupakan kemampuan mengolah dan mengartikan rangsang sensoris dari tubuh maupun lingkungan, lalu menghasilkan respon yang terarah. Gangguan sensoris integrasi ditangani terapis khusus masalah sindrom down, autisme, gangguan perkembangan (cerebral palsy), hiperaktivitas, serta kelainan perkembangan lainnya.

 3.    Terapis perilaku

Terapis perilaku biasanya menangani anak dengan gangguan perilaku, autisme, dan gangguan pemusatan pikiran dan hiperaktivitas (ADHD).

 4.    Terapis okupasi

Umumnya, terapis okupasi membantu kemampuan motorik halus agar seorang pasien terbantu melakukan aktivitas. Terapis ini dikhususkan menangani anak maupun orang dewasa yang mengalami kesulitan belajar, hambatan motorik berupa cedera, struk atau dan traum otak. Selain itu jyga menangani autisme, sindrom down, hiperaktivitas, kelainan genetic, kelambatan wicara, dan kendala tumbuh kembang lain.

 5.    Fisioterapis

Terapis satu ini relatif lebih familiar di telinga masyarakat. Layanan fisioterapis meliputi terapi fisik yang mengutamakan perkembangan motorik untuk membantu seseorang dengan gangguan fisik akibat persendian dan otot supaya kembali seperti sedia kala. Bekas pasien stroke disarankan untuk melakukan terapi fisik. Gangguan tuna daksa dan cerebral palsy pun bisa dibantu oleh terapis ini.

Peluang di Indonesia

Penduduk Indonesia berjumlah lebih dari 250 juta orang. Kini, jasa dokter belum cukup untuk memberikan layanan kesehatan yang sebanding dengan jumlah penduduk tersebut. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 2012, perbandingan jumlah dokter dan penduduk Indonesia adalah 3 dokter untuk 10.000 penduduk,. Rasio tersebut merupakan yang terburuk di ASEAN. Bagi Anda pemuda yang berminat, merintis usaha terapis bisa dilakukan baik dengan menjadi terapis maupun sebagai pengelola usaha.

Kesuksesan terapis muda Indonesia

Sukses sebagai terapis di usia muda adalah hal yang amat mungkin. Kini, semakin banyak pendidikan terapis yang melahirkan banyak terapis baru. Kisah sukses terapis di Indonesia sering terdengar, misalnya sukses terapi syaraf tanpa operasi. Pengobatan semacam ini tentu mengurangi beban pasien akibat kekhawatiran gagal operasi dan menghemat biaya pengobatan.


Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *