Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
Pentingnya EQ Dalam Berbisnis
April 18, 2014
1

Kecerdasan emosional atau EQ adalah salah satu faktor penting untuk meraih kesuksesan dalam bisnismu. Berikut ada 5 sikap yang diterapkan orang dengan kecerdasan emosional tinggi untuk meraih kesuksesan di dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi mereka.

1. Bertindaklah jangan hanya bicara. Saat ingin mempekerjakan seseorang, jangan mendengarkan bualan seseorang tentang pentingnya kerja keras. Namun cari tahu tentang track record mereka di pekerjaan sebelumnya, apakah mereka memenuhi deadline? Mendapatkan deal? Apa saja yang sudah mereka kerjakan? Dalam bisnis, bicara itu murah. Yang terpenting adalah mengetahui apa yang sudah seseorang lakukan dan capai dari tindakan nyata.

2. Kontrol dirimu. Kita semua memiliki emosi dan terkadang hal kecil bisa menjadi besar. Orang dengan kecerdasan emosional yang tinggi tahu bagaimana berhenti sejenak untuk berpikir dan mencegah dirinya untuk terpengaruh hal yang tidak penting. Apakah ada orang yang menginterupsimu di meeting? Lebih baik kamu mengabaikan orang itu dan tidak membesarkan masalah atau malah menaruh dendam pada orang tersebut. Mungkin saja orang itu sedang ditekan oleh bosnya karena itu dia harus memamerkan kemampuannya. Berpikirlah dengan tenang dan objektif, ingat ini semua tidak selalu tentang dirimu.

Peraturan yang sama berlaku pada hubungan personal atau bisnismu. Semua orang mengalami hari yang buruk dan memiliki masalahnya sendiri. Contohnya bila teman kencanmu tidak ingin berdansa denganmu, itu bukan berarti dia malu karena dilihat sedang bersamamu, mungkin saja dia memang tidak pandai berdansa atau ada alasan lainnya. Jangan terlalu memikirkan kejadian tersebut dan segera move on.

3. Selalu ingat tujuanmu. Orang yang sukses di kehidupan dan bisnis mereka selalu bisa melihat the big picture. Ini berarti bisa mengabaikan hal-hal kecil dan menghadapi tantangan-tantangan lain yang ada tiap harinya. Bila kamu memiliki tujuan akhir di kepalamu, akan lebih mudah untuk bernegoisasi dengan klien yang sulit, membuat kerjasama yang sukses dan memfokuskan energimu pada apa yang paling penting bagi kesuksesan bisnismu.

Hal yang sama berlaku untuk hubungan personalmu. Bila hubungan jangka panjang dengan pasanganmu adalah prioritas utamamu, maka isu besar seperti money management atau membesarkan anak akan lebih mudah dinegoisasikan karena kalian berdua memiliki fokus yang sama untuk sukses dalam hubungan kalian.

4. Jauhkan diri dari orang berenergi negatif. Bisnis yang baik memancarkan energi baik dan orang yang negatif akan menghancurkan sebuah organisasi. Wirausaha dengan EQ yang tinggi tahu bahwa banyak sekali orang positif di dunia, karena itu akan sangat membuang waktu bila harus menangani orang yang berenergi negatif. Bahkan pekerja dengan performance tinggi sekalipun bukanlah pilihan yang baik bila mereka manipulatif, agresif dan menyebarkan energi negatif di kantor.

Jika seseorang membuatmu merasa buruk tentang dirimu sendiri dan menghabiskan energimu, segera jauhilah dia. Orang dengan EQ tinggi memiliki toleransi rendah pada orang yang tidak tulus, kritikal, manja dan memiliki kebiasaan yang buruk. Beberapa orang tidaklah patut berada di kehidupanmu dan kamu harus berani untuk berkata cukup pada mereka.

5. Jagalah koneksimu. Hanya karena sebuah hubungan selesai, itu bukan berarti kamu harus menghancurkan semua jembatannya. Bahkan jika sebuah perjanjian tidak berakhir dengan mulus, orang dengan EQ tinggi akan berusaha untuk menjaga hubungan yang baik dan positif. Karena kamu tidak akan pernah tahu kapan kalian akan bertemu lagi atau bahkan memerlukan orang itu di masa depan.

Bila hubungan tidak bertahan selamanya itu bukan berarti kamu harus berpisah sebagai musuh. Kebanyakan sebuah hubungan selesai karena kondisi dan perbedaan yang ada dan bukan karena sesuatu yang personal. Jika jembatan hubungan tersebut masih ada, akan ada banyak kesempatan untuk membangun hubungan tersebut lagi.


  1. Thanks .. 🙂

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *