Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
Bong Chandra, Pebisnis Sukses Usia Belia
January 19, 2014
2

Menjadi miliuner pada usia dua puluhan awal bukan perkara yang mudah dicapai. Bong Chandra, pemuda yang pernah berkuliah di Universitas Bina Nusantara ini membuktikan bahwa menjadi salah satu orang terkaya di usia muda bukan hal yang tidak mungkin, walaupun tidak mudah.

Bong Chandra, merupakan pebisnis bidang properti dan motivator muda dan populer di tanah air. Pada 2010, Bong Chandra menjadi motivator termuda Asia, seperti dilansir Majalah Franchise. Selain berbisnis, Bong Chandra menularkan ilmu dan nilai-nilai yang dipegangnya kepada masyarakat melalui buku karyanya berjudul ‘Unlimited Wealth’.

Bermula dari krisis 1998

Keprihatinan yang Bong Chandra rasakan terhadap krisis 1998 menjadi permulaan baginya untuk sukses. Laki-laki kelahiran 1987 ini merasa empati kepada kondisi ekonomi keluarganya pada kala itu, sampai dia menggunakan karet gelang sebagai penghapus untuk berhemat. Saai itu, dia berusia 11 tahun, berusaha membantu ayahnya berjualan sisa potongan kue pabrik ke sekolah. Walaupun pada awalnya merasa gengsi, Bong Chandra berhasil memotivasi dirinya sendiri untuk terus maju.

Mengenali bakat dalam memotivasi orang lain

Usaha Bong membantu orang tuanya menuai celaan. Celaan dari orang di sekitarnya justru membuat Bong Chandra semakin terpacu. Titik jatuh dalam hidupnya dijadikan batu loncatan untuk berpandangan positif atas kejadian yang menimpa Bong Chandra. Sampai pada saatnya, dia merasa mampu memotivasi orang lain sehingga mulai membangun event organizer guna menyelenggarakan pelatihan motivasi. Setiap tahunnya, Bong Chandra memotivasi 15 ribu orang dari kalangan mahasiswa, karyawan, maupun ibu rumah tangga.

Melejit di bisnis properti

Alumni SMA Kalam Kudus ini pernah dimintai pertolongan untuk mencarikan investor pembangunan properti di atas lahan seluas 5,1 hektar di Ciledug, Tangerang. Bong Chandra tidak berhasil memperoleh investor untuk rekannya, namun kemudian diajak bergabung menjalankan bisnis tersebut. Akhirnya, Bong memutuskan memulai bisnis properti bernilai investasi Rp 180 miliar sejak Januari 2011. Bermodalkan Rp 500 juta, Bong bersama beberapa teman membangun perusahaan developer bernama PT Perintis Triniti Properti. Deveoper garapannya berhasil menjual 300 unit rumah dan 65 unit ruko di kawasan Ubud Village.

Tips sukses ala Bong Chandra di bidang properti

Untuk mencapai kesuksesan, bukan hal mudah bagi semua orang, demikian pula dengan Bong Chandra, dia perlu mempertahankan integritas dalam mengatur diri sendiri dan bisnis yang dikembangkannya. Berikut tips sukses ala Bong Chandra di bidang properti.

1.    Konsep matang

Konsep usaha propertI yang dibangun harus matang dan unik, agar masyarakat sebagai target pasar dengan mudah menyadari keberadaan usaha kita. Adapun keunikan pada properti memberikan kesan berbeda sehingga meningkatkan nilai jual di mata pembeli.

 2.    Pertahankan kepercayaan

Kepercayaan dari pembeli dan penyuplai dana adalah hal penting untuk menjaga kelancaran bisnis.

 3.    Buat strategi harga yang menarik perhatian

“Bukan murah yang menang, tapi efek psikologis”, kata Bong Chandra. Pada 60 – 70 persen penjualan awal, developer disarankan menjual unit dengan harga murah sampai balik modal. Baru pada penjualan berikutnya, harga bisa dinaikkan.

 4.    Sasar area komersial

Area yang memberi kemudahan akses cenderung lebih disenangi orang. Tentukan area yang dekat dengan pusat perbelanjaan atau yang sering dikunjungi orang banyak.

Selain keempat strategi tersebut, Bong Chandra pun memiliki strategi pemasaran unit terbatas, jangan membangun unit terlalu banyak. “Jangan langsung bangun 1000 rumah, namun pecah jadi unit-unit kecil seperti per 100 rumah. Jika sudah terjual 70 unit, maka pasang iklan terjual 70 persen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen dalam membeli rumah.”

5 Sosok Pengusaha Muda Indonesia di Bawah 30 Tahun
January 1, 2014
5

‘Kalau bisa sukses di usia muda, mengapa harus menunggu tua?’

Kutipan tersebut adalah salah satu nilai yang dipopulerkan oleh salah satu komunitas pemuda Indonesia Young on Top, diprakarsai oleh Billy Boen, seorang pengusaha muda sukses. Bukan sekedar slogan, pemuda-pemuda Indonesia secara nyata membuktikan bahwa kesuksesan dapat diraih selagi muda. Keberhasilan di usia muda menjadi pacuan untuk menjadi sosok yang lebih baik di kemudian hari. Menjadi entrepreneur muda juga dapat melatih seseorang menjadi tangguh dalam menghadapi segala permasalahan.

Mengapa  pemuda? Sebab pemuda adalah kalangan yang akan menentukan haluan bangsa nantinya. Usia muda adalah usian di mana semangat sedang tinggi tanpa banyak dipengaruhi faktor kepentingan. Masa-masa titik balik seseorang seringkali terjadi di usia muda. Maka, bila semakin banyak pengusaha muda di Indonesia, semakin besar pula harapan bagi bangsa untuk menjadi lebih dewasa secara komunal. Ini dia, lima nama pemuda di bawah 30 tahun yang membuktikan bahwa kesuksesan di usia muda bukan mustahil.

1.    Ahmad Anggoro, 22 tahun

Pemuda asal Kediri ini awalnya hanya merantau tanpa modal memadai, berbekal keahlian menggambar dan ijazah SMK. Tingginya biaya hidup Jakarta memotivasi dirinya untuk berkarya dan membuatnya memutuskan mendirikan usaha clothing yang diawali dengan memasarkannya lewat jejaring sosial kepada teman-temannya. Kini, pada usia belia Ahmad telah memiliki omset hingga 100 juta per bulan, 50 pegawai, mobil pribadi, rumah pribadi, serta sudah memberangkatkan orang tuanya menunaikan ibadah haji.

2.    Bong Chandra, 26 tahun

Bong Chandra berhasil membangun usaha sebagai pengembang properti sejak usia 22 tahun. Kala itu, dia telah membangun perumahan pertama seluas 5 hektar dengan nilai investasi Rp 180 miliar. Kini, pemuda tampan ini tengah memimpin enam perusahaan dan mengawasi 250 karyawan. Selain itu, Bong juga gemar menulis hingga berhasil mencetak penjualan 100,000 eksemplar. Salah satu buku best sellernya adalah ‘The Science of Luck’.

3.    Aulia Halimatussadiah, 30 tahun

Kiprah kutubuku.com, desainweb, nulisbuku.com, dan tempalabs.com mungkin sudah familiar dengan telinga kita. Bisnis-bisnis online ini didirikan Aulia Halimatussadiah a.k.a Ollie. Pada usia 20-an, Oliie sudah menjadi penulis 20 buku lebih, serta memiliki label fashion sendiri,

4.    Merry Riana, 31 tahun

Dari mahasiswa berduit pas-pasan hingga penghasilan satu juta dolar pada usia 26 tahun, siapa lagi yang sedang dibicarakan kalau bukan Merry Riana. Motivator muda terkenal ini mendirikan perusahaan Merry Riana Organization (MRO) pada tahun 2004. Kala itu, dia berusia 24 tahun dan sudah berpenghasilan di atas 220,000 dolar Singapura per bulan.

5.    Reza Nurhilman, 26 tahun

Mungkin Anda pernah mendengar bahkan menggemari Maicih? Ini dia sang pelopornya, Reza Nurhilman alias AXL yang memproduksi keripik singkong pedas, bakso gorengm gurilem, dan seblak. Dengan modal Rp 15 juta, Reza kini memiliki omzet Rp 30 juta per hari atau Rp 900 juta per bulan dan memiliki 20-an jenderal marketer di kota-kota besar Indonesia.