Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
Potensi Online Shop di Indonesia
March 2, 2014
0

Pesatnya perkembangan teknologi telah membuat perubahan yang signifikan dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah cara bertransaksi. Saat ini, Anda tidak harus bertransaksi secara konvensional. Anda dapat membeli barang dan jasa melalui internet tanpa harus bertemu dengan penjual. Anda cukup membayar dan menunggu barang tiba di rumah. Perubahan cara bertransaksi ini dapat menjadi peluang yang besar bagi para pengusaha muda yang lebih memahami teknologi dan internet. Ada beberapa fakta yang dapat dijadikan landasan mengapa Online Shop memiliki potensi yang cerah di Indonesia di antaranya

  • Potensi Pasar yang Sangat Besar

Kominfo menyatakan bahwa pengguna internet di Indonesia saat ini baru mencapai 63 juta orang. Pada angka ini saja, sudah banyak online shop yang mendapat banyak keuntungan dan terus bertahan. Padahal, penduduk di Indonesia pada tahun 2010 saja, menurut BPS, mencapai 237 juta orang. Anda dapat membayangkan berapa banyak peluang yang masih tersembunyi jika nantinya semua penduduk ini dapat mengakses internet.

  • Kecepatan Internet di Indonesia Semakin Membaik

Saat ini, kecepatan rata-rata koneksi internet di Indonesia memang masih kecil yaitu sekitar 1,5 Mbps. Akan tetapi, kecepatan ini sudah cukup untuk melakukan transaksi jual-beli. Selain itu, beberapa penyedia layanan internet di kota-kota besar terus mengembangkan layanannya sehingga masyarakat Indonesia di perkotaan akan mendapatkan layanan internet dengan kecepatan yang tinggi. Sebuah penyedia layanan internet terkemuka di Jakarta pun mengklaim sanggup menyediakan kecepatan hingga 32 Mbps.

  • Pembayaran Online yang Semakin Mudah

Terhitung sejak tahun 1998, bank-bank di Indonesia telah mengimplementasikan internet banking. Internet banking ini tentu akan memudahkan pembayaran secara online sehingga konsumen benar-benar merasakan kenyamanan berbelanja secara online.  Survei yang dilakukan oleh Sharing Vision dari 5 bank, terdapat sekitar 650 juta transaksi yang dilakukan secara online per tahun di Indonesia.

  • Pilihan Logistik yang Banyak

Anda dapat menggunakan layanan logistik dari berbagai perusahaan mulai dari PT Pos, JNE, DHL, logistik lokal. Selain itu, Anda dapat menggunakan kurir untuk mengantar barang Anda sehingga lebih hemat.

  • Kemacetan dan Kepercayaan Masyarakat

Kemacetan yang parah di ibukota juga membuat masyarakat beralih ke Online Shop karena selain menghemat waktu mereka juga menghemat tenaga dan ongkos perjalanan, bukan? Selain itu, tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia untuk berbelanja online juga semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya transaksi online dan menjamurnya online shop serta penjualan dengan voucher seperti Groupon.

5 Bisnis yang Paling Cocok untuk Mahasiswa
January 15, 2014
0

Mahasiswa masa kini dituntut untuk menjadi kreatif. Berprestasi di bidang akademis saja tidaklah cukup. Diperlukan soft skill dan pengalaman untuk mematangkan diri sebelum memasuki dunia pasca kampus. Salah satu latihan untuk memperoleh pengalaman dan soft skill tersebut, mahasiswa bisa menjalankan bisnis. Asalkan, bisnis dan akademis bisa berjalan seiringan dan tidak mendominasi satu dengan lainnya.

Selain meningkatkan soft skill dan menambah pengalaman, berbisnis juga membantu mahasiswa menambah uang sakunya. Bagi yang sudah diberi orang tuanya dengan besaran yang cukup, maka akan semakin berkecukupan. Sedangkan bagi mahasiswa yang kurang mampu secara finansial, berbisnis bisa menjadi sebuah solusi untuk memperoleh uang.

Oleh karena itu, bisnis bisa menjadi penopang finansial mahasiswa sekaligus aktivitas pengembangan diri. Ini dia, lima buah bisnis yang bisa dijalankan oleh mahasiswa karena tidak menyita banyak waktu, yaitu mengajar les privat, membuat online shop, menjadi makelar, berbisnis makanan, dan berbisnis alat kuliah.

1.    Mengajar les privat

Menjadi tutor atau pengajar les privat memberikan fleksibilitas dalam menentukan waktu kerja. Mahasiswa sebagai tutor les privat bisa membuat kesepakatan dengan murid les untuk mengadakan sesi di waktu tertentu yang tidak berbenturan dengan jadwal kuliah. Menjadi tutor les privat bisa secara pribadi maupun melalui perantara.

 2.    Online shop

Bisnis online shop bisa dilakukan di sela-sela kesibukan, kapan saja dan di mana saja. Membuat online shop tidak perlu modal banyak, hitung-hitung memaksimalkan fungsi gadget juga. Banyak pilihan produk yang bisa dijual di online shop, misalnya pakaian, aksesoris perempuan, jasa desain, parfum, dan sepatu.

 3.    Makelar

Memperoleh keuntungan tanpa modal, bisa dilakukan dengan menjadi makelar. Mahasiswa dapat menjadi perantara bisnis orang lain, misalnya makelar real estate, apartemen, atau yang lebih sederhana seperti makelar penyewaan kos-kosan, penjualan mobil, dan penjualan gadget.

 4.    Bisnis makanan

Seringkali mahasiswa tidak sempat sarapan sebelum berangkat ke kampus. Ini menjadi peluang bisnis bagi yang pandai memanfaatkan kesempatan secara positif dengan menjadi penjual makanan di kampus. Di kampus-kampus besar, berjualan makanan sebanya beberapa kotak kue bisa habis dalam hitungan jam, bahkan menit. Mahasiswa bisa menjajakan kue, nasi bungkus, gorengan, maupun makanan lainnya yang praktis dibawa.

 5.    Bisnis alat kuliah

Keperluan alat kuliah mahasiswa cukup mahal. Terkadang, mahalnya alat kuliah mahasiswa bukan disebabkan oleh biaya produksi yang tinggi, melainkan karena jarang penjual yang menyediakan alat kuliah mahasiswa. Misalnya, penggaris gambar dan tabung gambar yang sering digunakan oleh mahasiswa teknik. Oleh karena belum banyak pesaing, mahasiswa bisa menjadikan ini sebagai peluang bisnis dengan keuntungan yang besar. Misalnya, bila di toko grosir alat kuliah seorang mahasiswa membeli penggaris seharga rata-rata Rp 70,000 per buah, dia dapat menjual Rp 100,000 per buah. Harga tersebut masih lebih murah daripada harga jual di toko buku besar. Bila satu angkatan di sebuah jurusan terdiri dari 100 orang, maka keuntungan yang diraup mencapai Rp 3 juta!

Nah, sekarang Anda sebagai mahasiswa bisa memilih mana di antara bisnis-bisnis tersebut yang pas di hati.