Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
6 Langkah Untuk Meraih Sukses Sebagai Wirausaha Muda
March 24, 2014
0
Steps to be Successful Entrepreneur

Generasi muda zaman sekarang identik dengan rentang perhatian yang singkat, tidak sabaran dan suka mengambil resiko. Banyak yang berpendapat bahwa kualitas tersebut adalah kualitas yang memiliki dampak buruk bagi seseorang dan lingkungannya. Padahal pada kenyataannya, kualitas-kualitas tersebut tidaklah selalu buruk terutama bila kamu berencana untuk menjadi seorang wirausaha muda.

Apa yang disebut orang sebagai kelemahan sebenarnya bisa menjadi sebuah kelebihan bila dikembangkan dengan benar. Kuncinya adalah menemukan keseimbangan antara antusiasme anak muda dan nilai tradisional yang bisa digunakan sebagai tulang punggung sebuah bisnis. Berikut adalah 7 cara untuk mendapatkan keseimbangan tersebut:

1. Stay energetic. Memulai sebuah bisnis perlu energi dan antusiasme yang tanpa batas. Kamu harus bersemangat mengenai produk atau jasa yang kamu jual, karena bila kamu sendiri tidak bagaimana orang lain bisa? Selain itu antusiasmemu akan menular ke orang lain. Semangatmu akan membantu untuk mendapatkan lead bisnis dan membangun tim yang energik dan berkomitmen.

2. Jadilah tidak sabaran. Terkadang orang yang berkata padamu untuk lebih bersabar akan mengingatkanmu pada pepatah siapa cepat dia yang dapat. Pada kenyataannya kamu harus bergerak cepat untuk mengambil semua kesempatan yang ada. Dan saat problem-problem bermunculan, jangan duduk menunggu berharap itu selesai dengan sendirinya. Bertindaklah untuk memperbaikinya dengan cepat supaya tidak menimbulkan efek yang berkepanjangan. Bekerja dengan efisien dan cepat akan meningkatkan produktifitas bisnismu.

3. Ambil Resiko. Meluncurkan bisnis yang sukses akan selalu penuh resiko. Untungnya saat kamu masih muda seperti sekarang, kehilangan yang kamu rasakan akan lebih sedikit. Bila kamu mempunyai ide yang bagus, cobalah jalankan. Setidaknya bila bisnis itu gagal, kamu akan belajar sesuatu karena ini adalah saat yang tepat untuk menjadi berani.

4. Menggunakan Media Sosial. Untuk memperluas jaringanmu, media sosial adalah medium yang wajib kamu gunakan. Selain itu media sosial juga bisa digunakan untuk meningkatkan product awareness sekaligus membangun brandmu. Bila pemilik bisnis yang lebih tua masih kesulitan untuk menggunakan protokol sosial, kamu sudah menguasai dengan baik dan selangkah lebih maju dari mereka.

5. Mencari bantuan dan saran. Wirausaha yang pintar tahu bagaimana dan kapan untuk mencari bantuan. Bicaralah pada pemilik bisnis yang kamu kagumi, baca buku tentang inovator sukses dan carilah mentor yang bisa membimbingmu. Semua ini harus dilakukan untuk mengembangkan naluri bisnismu.

6. Pekerjakan pegawai yang berpengalaman. Pertimbangkanlah untuk mempekerjakan orang yang lebih tua darimu karena pada dasarnya kamu harus memiliki tim dengan kombinasi jiwa muda enegrik dan profesional yang sudah memiliki pengalaman. Contohnya Mark Zuckerberg yang mempekerjakan Sheryl Sandberg, seorang profesional dengan pengalaman 15 tahun lebih darinya. Keduanya memberikan kontribusi yang berbeda pada perusahaan dan melengkapi satu sama lain.

Cara Inovatif Berhubungan Dengan Customer
March 23, 2014
0
Connect With Your Customers

Sedang membuat marketing plan untuk mengembangkan bisnismu dan mencari customer baru? Daripada hanya bergantung pada media tradisional seperti televisi, radio, koran dan majalah, sudah saatnya kamu mengalokasikan sebagian besar budgetmu pada jenis media yang baru seperti media sosial. Di era teknologi ini, untuk mendapat sekaligus menjaga customer memerlukan strategi marketing inovatif. Karena itulah pertimbangkan 3 faktor di bawah ini sebelum kamu membuat marketing plan untuk bisnismu:

1. Memanfaatkan trend media yang baru. Sekarang adalah saatnya untuk mengintegrasikan media tradisional dengan cara baru untuk menjangkau customer. Sebagai contoh kamu bisa menggunakan iklan TV cable untuk meningkatkan brand awareness sekaligus kredibilitas bisnismu dan iklan di koran untuk menjangkau calon customer dengan promosi spesifik. Namun kedua teknik tersebut akan menghasilkan hasil yang lebih baik bila dikombinasikan dengan website perusahaan yang interaktif, di mana customer bisa mendapatkan info tentang perusahaanmu sekaligus membaca testimonial positif dan rekomendasi dari website pihak ketiga. Jika kamu secara reguler menggunakan iklan radio, kombinasikanlah dengan promosi melalui media sosial yang memiliki konsep inovatif dan fun dimana mereka bisa berinteraksi secara langsung. Dengan cara ini customer tidak akan jenuh dan menanti bagian selanjutnya dari kampanye iklanmu.

2. Komunikasi one-on-one dengan customer. Banyak yang bilang semua yang lama sekarang menjadi baru lagi dan itulah yang terjadi dalam strategi membangun interaksi dengan customer. Customer yang selalu mengevaluasi semua transaksinya mau membuat keputusan yang aman dan tepat. Jadi mereka akan memilih untuk mengeluarkan uang pada bisnis, produk atau jasa yang mereka percaya bisa memberikan yang terbaik mulai dari customer service, garansi harga murah dan kenyamanan berbelanja.

Buatlah kesempatan untuk berkomunikasi secara langsung dengan  customer. Bila kamu seorang retailer, ini adalah waktu yang tepat untuk mengadakan demonstrasi produk, workshop dan event lainnya. Adakan juga customer appreciation event untuk membantumu berbagi informasi bermanfaat yang bisa diadakan di kantormu atau off-site. Sekali kamu sudah berhadapan langsung dengan customer, kamu bisa mempunyai kesempatan untuk berkomunikasi dengan cara yang tidak bisa dicapai hanya dengan menggunakan media tradisional.

3. Customer ingin berinteraksi dan dimengerti. Interaksi melalui dialog online akan membantu customer merasa memiliki ikatan dengan bisnis atau brandmu. Kunci untuk membangun sebuah hubungan yang positif dengan customer adalah dengan mendemonstrasikan bahwa perusahaanmu peduli pada hal yang sama dengan mereka. Ajaklah customer untuk berbicara padamu atau tentang produkmu, pokoknya buat mereka bisa menyuarakan pendapat mereka. Ada banyak cara untuk berkomunikasi secara online dengan customermu, kamu bisa membuat akun social media untuk bisnismu atau menambah elemen interaktif di websitemu dimana customer bisa berkomunikasi denganmu atau satu sama lain.

Pilih Jadi Dreamer atau Doer dalam Berwirausaha?
March 22, 2014
0
Dreamer or Doer

Apa perbedaan dreamer dan doer dalam mewujudkan mimpi kewirausahaan mereka? Dreamer atau pemimpi akan duduk diam dan berpikir tentang apa yang bisa mereka lakukan namun tidak pernah berusaha mewujudkannya. Mereka adalah individual yang terus membicarakan ide mereka untuk menciptakan sesuatu yang hebat atau sesuatu yang bisa merevolusi dunia. Seiring dengan berjalannya waktu, mereka akan terus berada di titik yang sama dalam hidup mereka.

Bila dreamer terus larut dalam mimpi mereka, doer adalah invidual yang mempunyai kemampuan dan tekad untuk mengambil kesempatan yang ada. Mereka juga memiliki kemampuan untuk mengeksekusi ide mereka tidak seperti dreamer yang memiliki ide namun tidak memiliki tekad untuk melaksanakannya. Dan parahnya lagi dreamer mungkin gagal menyadari kalau sudah ada orang di luar sana yang mempunyai ide yang sama.

Memiliki ide itu bagus, namun ide saja tidak cukup karena nilai dari sebuah ide itu datang dari eksekusinya. Bila kamu memiliki ide namun tidak melakukan apapun, ide itu tidak akan memiliki nilai apa-apa. Sama seperti aspek lain dalam hidup, bila kamu tidak menyisihkan waktu dan usaha maka hasilnya pun akan minimal. Wirausaha yang hanya banyak bicara tentang apa yang mau mereka lakukan bukanlah orang yang perlu kamu takuti, yang perlu diwaspadai adalah seseorang yang tidak banyak bicara namun melakukan banyak hal untuk mewujudkan ide mereka.

Sekarang ini kesadaran berwirausaha sudah mulai meningkat di kalangan masyarakat dan banyak orang yang bersedia untuk memberikan inovasi baru bagi dunia untuk masa depan yang lebih baik. Perlu diingat dalam berwirausaha kamu harus membangun sesuatu yang bisa memberikan kontribusi positif pada masyarakat dan bukan sesuatu yang hanya menguntungkan dirimu.

Selain itu ada sebuah persepsi yang mengagungkan keglamoran dari kisah-kisah sukses sebuah usaha start-up padahal membangun usaha dari nol itu tidaklah mudah, banyak resiko dan kesulitan yang harus diambil seorang individu untuk mencapai kesuksesan. Karena pada kenyataannya kesempatan untuk mendapatkan akusisi yang sukses atau nilai yang tinggi cukuplah kecil dan tidak semua wirausaha berhasil mencapainya.

Jangan memulai sebuah startup bila kamu memiliki alasan yang tidak benar. Jika kamu menjalankannya untuk menjadi kaya, memberi tambahan dalam resume atau alasan untuk keluar dari sekolah maka kamu akan mengalami banyak kesulitan. Mulailah membangun usahamu untuk alasan yang benar, lakukanlah karena itu benar keinginanmu dan bukan karena keharusan.

Menjalankan sebuah usaha perlu rencana strategis dan eksekusi yang matang, pemikiran yang tidak dimiliki semua orang. Kewirausahaan dan perjalanannya membutuhkan mental yang kuat, prosesnya akan menguji seberapa kuat kamu bisa menangani stress dan kegagalan. Karena itu berhentilah bermimpi dan mulailah menjadi seorang doer yang dapat mengeksekusi ide-idemu menjadi sebuah bisnis yang hebat.