Exact matches only
Search in title
Search in content
Search in comments
Search in excerpt
Search in posts
Search in pages
Search in groups
Search in users
Search in forums
Filter by Categories
Announcements
Community
Entrepreneur
Internet
Motivation
Opportunity
People
Tips and Tricks
5 Tipe Orang yang Dibutuhkan Usaha Startup
May 2, 2014
1

Tidak ada resep ajaib untuk menjamin kesuksesan sebuah startup, namun kurang lebih kesuksesan tersebut tergantung dari tim yang kamu bentuk. Dengan tim yang solid, kesuksesan tentunya akan lebih mudah diraih. Karena itu sangatlah penting memilih orang-orang dengan kapasitas dan talenta yang saling melengkapi. Bila setiap orang dalam tim mengerti peran dan tanggung jawabnya masing-masing, mereka akan bisa bekerja lebih baik dan efektif. Kerjasama dan komunikasi pun bisa terjaga dengan baik untuk menghindari kesalahpahaman dan perselisihan.

Berikut ini adalah 5 tipe orang yang dibutuhkan oleh sebuah tim startup:

1. Technical Genius. Bila kamu ingin memulai usaha startup yang berhubungan dengan teknologi, tipe inilah yang sangat kamu butuhkan. Carilah orang yang memiliki pengetahuan teknikal yang kuat supaya dia bisa memimpin dan mengkoordinasi segala agenda teknikal dalam tim. Orang ini juga harus bisa menjadi inovator yang akan menciptakan produk-produk baru untuk diluncurkan ke pasar.

2. The Leader. Orang dengan jiwa kepemimpinan akan memegang peran penting dalam sebuah tim dan orang ini harus menjadi figur yang dihormati dan dihargai anggota lain dalam tim. Di dalam sebuah usaha startup akan sulit bila semua orang memiliki suara yang sama, karena itulah seorang pemimpin dibutuhkan untuk membuat keputusan-keputusan penting dan memotivasi timnya. Orang ini jugalah yang akan merepresentasikan bisnismu dalam meeting-meeting penting atau public event untuk meningkatkan profile perusahaanmu. Carilah orang dengan karisma dan kepribadian yang kuat untuk posisi ini.

3. Industry Veteran. Orang yang memiliki pengalaman dalam industri bidang usahamu bergelut sangatlah dibutuhkan karena mereka memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan tentang seluk beluk industri tersebut. Koneksi mereka juga akan dibutukan untuk mengembangkan jaringan bisnismu. Bila usaha startup-mu terdiri dari anak-anak muda yang minim pengalaman, kamu harus memiliki satu orang dengan tipe seperti ini untuk menambah kredibilitas usahamu.

4. Salesman. Orang ini adalah orang yang akan menjual produkmu kepada customer, dia harus tahu bagaimana cara mempromosikan nilai dan kelebihan produkmu pada mereka. Karena saat kita berusaha menjual sesuatu, kita bukan menjual teknologi itu sendiri tapi lebih tentang manfaat apa yang bisa kita berikan pada customer. Salesman yang baik akan mengerti cara menjual produkmu dengan efektif, dia akan menjadi orang di garis depan yang memperkenalkan produkmu kepada masyarakat.

5. Financial Manager. Jika produkmu belum diluncurkan ke pasaran tentu kamu harus memonitor semua pengeluaranmu. Karena itulah kamu membutuhkan seseorang yang bisa mengelola keuangan usahamu, orang ini harus memiliki kemampuan accounting yang baik sekaligus good sense of money management. Bila timmu masih kecil, kamu bisa mendelegasi posisi ini pada orang yang memiliki pengalaman menangani masalah keuangan.

Tips Sukses Bekerja di Perusahaan Startup
April 2, 2014
1
Bekerja di Startup

Membangun sebuah usaha startup bukanlah hal yang mudah dan sebelum kamu bisa mendirikan sebuah usaha, ada baiknya kalau kamu bekerja di sebuah perusahaan startup terlebih dahulu. Di sana kamu bisa banyak belajar, membangun network dan menimbun segudang pengalaman. Kelak dengan modal tersebut kamu akan mempunyai bekal dan pengetahuan yang cukup untuk membangun usahamu sendiri. Ada beberapa kualitas yang akan memastikan kesuksesanmu di dunia startup tidak peduli seberapa banyak pengalaman atau minatmu. Berikut adalah lima kualitas untuk meraih kesuksesan dalam usaha startup. Kelima tips ini tidak hanya akan membantumu mendapatkan pekerjaan namun juga menjadi penggerak untuk kesuksesan perusahaanmu.

1. Passion untuk produk. Para pendiri usaha startup mencari orang yang bisa membantu mengubah visi mereka jadi kenyataan. Jadi saat diundang ke sebuah interview kamu harus mempersiapkan pertanyaan dan feedback yang menunjukkan bahwa kamu sudah memiliki pengetahuan tentang produk perusahaan tersebut. Mereka ingin tahu apakah tiap pelamar benar-benar memiliki ketertarikan pada produk yang dijual sekaligus pada perusahaan mereka.

2. Mental yang kuat. Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil untuk sebuah startup. Karena pada dasarnya kamu akan bekerja dengan tim kecil dan akan selalu harus menyelesaikan tantangan-tantangan baru yang muncul, kalimat “itu bukan pekerjaan saya,” tidak boleh ada dalam kamusmu. Bisnis yang masih kecil memerlukan orang-orang yang mau melakukan apa saja untuk membuat perusahaannya sukses. Di perusahaan yang hanya memiliki 10 orang pekerja, semua orang harus bekerja bahu membahu untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

3. Share dan wujudkan ide-idemu. Bila kamu mempunyai ide bagus, jangan hanya berbagi pada kolegamu namun tunjukkan bahwa kamu bisa melaksanakannya. Memiliki ide hebat tidak akan berarti tanpa eksekusi dan pelaksanaan. Kunci kesuksesanmu terletak pada kemampuanmu untuk mengeksekusi ide-ide hebatmu. Saat kamu menceritakan tentang prestasimu di masa lalu pastikan kamu menekankan momen dimana kamu berhasil mengimplementasikan perubahan atau menunjukkan inisiatif  baru.

4. Jadilah orang yang proaktif bukan reaktif. Tidak peduli seberapa muda umurmu atau pengalamanmu yang masih sedikit, bagian terbaik bekerja pada sebuah startup adalah semua orang memiliki potensi untuk berkontribusi dalam skala besar. Tunjukkan bahwa kamu selalu bisa berpikir jauh ke depan dan bisa melihat kesempatan baru untuk memajukan bisnis. Walaupun itu hanya tugas simpel seperti membuat report, membantu kolegamu saat tugasmu sudah selesai atau menghabiskan waktu luangmu untuk mencari ide dan strategi untuk mengimplementasikannya.

5. Jadilah ahli strategi bukan penonton. Saat membangun konsep dari awal, proses dan tujuan akan terus berubah, jadi lihatlah semuanya dengan pandangan kritis. Misimu adalah untuk menyelesaikan masalah dan menemukan kesempatan baru untuk perubahan dan perbaikan. Walaupun kamu adalah staff paling junior, jangan takut untuk menantang status quo, carilah kesempatan untuk berbagi wawasan dan pendapat dengan timmu.